Sistem petroleum

Sistem petroleum dapat didefinisikan sebagai sebuah sistem yang secara alami terbentuk yang mencakup batuan sumber (source rock) dan segala yang berhubungan dengan minyak dan gas dimana meliputi seluruh elemen geologi (sumber, reservoir, penyekat, overburden rock) dan proses-proses yang terjadi (pembentukan perangkap/cebakan, pembentukan-migrasi-akumulasi, preservasi) yang sangat penting dalam akumulasi minyak bumi.  Semua elemen geologi yang penting dan proses yang terjadi merupakan suatu kesatuan ruang dan waktu (time and space).

Minyak bumi terbentuk dari batuan sedimen yang sangat kaya dengan kandungan bahan organik uang berasal dari material biologi.  Selama pengendapan sedimen, peningkatan temperatur menghasilkan reaksi geokimia yang merubah biopolimer menjadi geopolimer yang sering disebut sebagai kerogen, kerogen ini yang merupakan prekursor dari minyak bumi/hidrokarbon.

Reservoir biasanya berupa batupasir dengan porositas yang baik sehingga dapat menyimpan minyak atau gas yang melewati pori-pori.  Ukuran butir, pemilahan dan bahan lain yang menyusunnya menjadi faktor yang penting dalam penentuan nilai porositas batupasir sebagai reservoir.

Batuan penyekat atau biasa disebut seal merupakan batuan yang bersifat impermiabel seperti batulempung sebagai pencegah larinya minyak bumi sehingga dapat terkumpul dalam suatu lapisan reservoir.

Overburden rock atau batuan penutup, merupakan salah satu elemen penting dari sistem petroleum, pengertian dari batuan penutup adalah merupakan suatu batuan sedimen yang sebagian besar yang menutupi batuan sumber, batuan penyekat (seal), dan batuan reservoir. Proses pembentukan minyak bumi yang berasal dari degradasi termal bahan organik dalam batuan induk ditentukan oleh ketebalan batuan penutup dalam hubungannya dengan sifat fisik dan proses yang menentukan suhu di cekungan sedimen.
Perangkap minyak atau trap merupakan suatu susunan geometri batuan yang memungkinkan terkumpulnya minyak bumi atau gas di lapisan bawah permukaan (subsurface).  Unsur batuan resevoir dan batuan penyekat merupakan bagian yang paling penting dalam pembentukan perangkap minyak dari kombinasi dua unsur itulah terbentuk macam-macam perangkap minyak bumi diantaranya perangkap stratigrafi, perangkap struktur dan kombinasi.
Setelah proses pembentukan minyak bumi diikuti oleh migrasi minyak bumi yang merupakan proses trasportasi minyak dari batuan sumber ke batuan reservoir dan terakumulasi dalam perangkap2 yang ada.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*