Ekologi hutan

Dalam pembahasan palynology akan selalu berhubungan dengan vegetasi pembentuk hutan karena alat utama yang digunakan adalah serbuk sari atau pollen yang dihasilkan oleh bunga. Beberapa pengertian hutan yang perlu kita ketahui. Kebanyakkan istilah ini akan berhubungan dengan ekologi botani (biologi) yang harus kita interpretasi sebelum digabungkan dengan data geologi yang lain yang akan menghasilkan lingkungan pengendapan yang tepat.

IMG-20150406-WA0001Hutan hujan tropis (Tropical rain forest)

Hutan ini terletak disekitar garis ekuator antara garis lintang 00 – 100 dengan cirinya sepanjang tahun selalu mendapat hujan dengan curah hujan tinggi dan dengan kelembaban yang tinggi. Hutan ini mempunyai pohon berkanopi tinggi. Hutan ini tumbuh sampai mencapai ketinggian 1200 m diatas permukaan laut.

Hutan subalpin / Hutan kabut ( SUBALPINE FOREST )

  • Berada pada zona subalpin
  • Ketinggian antara 3000 – 4000 meter (zona tropik)
  • Pohon rapat tetapi jenisnya sedikit
  • Ericaceae, Rapanca, Polysma, Potentilla dll.

Hutan hujan pegunungan tinggi (UPPER MONTANE RAIN FOREST)

  • Berada pada di bawah zona subalpin
  • Ketinggian antara 1500 – 3000 meter
  • Pohon rapat, ukuran besar, jenisnya sedikit
  • Banyak tumbuhan epifit
  • Podocarpus, Phyllocladus, Tristania dll.

Hutan hujan pegunungan rendah (LOWER MONTANE RAIN FOREST)

  • Ketinggian antara 500 – 1500 meter
  • Pohon rapat, jenisnya banyak (heterogen)
  • Podocarpus, Pinus, Quercus, Pometia dll  

Hutan rawa air tawar (FRESHWATER SWAMP F0REST)

  • Terbentuk akibat genangan airtawar di dataran rendah
  • Kaya mineral, ph > 6
  • Permukaan air tidak tetap
  • Campnosperma, Nessia, Pandanus, Shorea, Timonius, Lophophetalum, Elaeocarpus dll

Hutan Rawa Gambut (PEATSWAMP FOREST)

  • Dicirikan oleh lapisan gambut yang tebal yang terjadi karena lingkungan yang sangat asam sehingga membuat sisa tanaman mengalami pembusukan
  • Hutan rawa gambut biasanya dikelilingi oleh hutan hujan dataran rendah pada daerah yang kering, dan dengan payau atau hutan mangrove atau bakau dekat pantai
  • Ciri tumbuhan mirip dengan hutan rawa air tawar
  • Shorea, Campnosperma, Elaeocarpus, Durio, Salacca, Dryobalanops dll.

Hutan pantai ( BEACH FOREST)

  • Dipengaruhi pasang-surut laut
  • Energi gelombang tinggi
  • Dalam ekologi botani disebut sebagai Formasi Baringtonia, terdiri dari Baringtonia, Pandanus, Casuarina equisetifolia, Hibiscus tiliaceous dll  

Hutan mangrove

Merupakan komunitas tumbuhan yang hidup di daerah pasang-surut laut dengan energi gelombang yang rendah. Secara ekologi botani dapat dibagi menjadi:

  1. 1. Zona Mangrove Terbuka

Bagian mangrove terdepan yang berhadapan dengan laut terbuka, dicirikan oleh Avicennia alba, Avicennia marina, Rhizoporha mucronata dan Sonneratia alba

  1. 2. Zona Mangrove Tengah

     Terletak di belakang zona mangrove terbuka, dominan Rhizophora. Takson lainnya Bruguiera cylindrica, Excoecaria agallocha, Xylocarpus granatum dan Xylocarpus mollucensis.

     Dalam geologi keduanya disebut zona mangrove

Zona mangrove payau

Terletak disepanjang sungai berair payau atau hampir tawar. Didominasi oleh Nypa fruticans, Stenochlaena palustris, Sonneratia caseolaris dan Gluta renghas.

Zona mangrove daratan

Berada di daerah air payau atau hampir tawar paling belakang. Dicirikan oleh Nypa fruticans, Pandanus, Xylocarpus, Lumnitzera racemosa, Ficus microcarpus

     Zona mangrove payau dan zona mangrove daratan dalam geologi disebut sebagai mangrove belakang ( backmangrove )

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*