Melissopalynology

http://all-free-download.com/free-photos/honey_picture_167062_download.html

Madu lebah terkenal khasiat sebagai obat dan penambah stamina. Madu di kumpulkan oleh lebah dari nektar bunga yang bersamanya juga ikut terbawa serbuk sari atau polen dari bunga tersebut. Pulau Sumbawa sangat terkenal dengan pulau penghasil madu alami atau madu hutan. Beberapa daerah di Indonesia juga mempunyai madu hutan yang di klaim sebagai madu asli yang berkhasiat. Lalu bagaimana cara kita mengetahui suatu daerah sebagai penghasil madu berkualitas baik. Harga madu juga bervariasi sesuai dengan wilayah dari mana ia berasal. Karena ini, banyak perusahan mengatakan bahwa madu yang diproduksinya berasal dari suatu daerah untuk meningkatkan hasil penjualan.

http://all-free-download.com/free-photos/honey_picture_167062_download.htmlMelissopalynology adalah studi tentang serbuk sari yang terkandung dalam madu. Secara umum, melissopalynology digunakan untuk memerangi penipuan dan pelabelan madu yang akurat. Dengan mempelajari serbuk sari dalam sampel madu, memungkinkan untuk mendapatkan bukti lokasi geografis dan genus dari tanaman yang lebah madu dikunjungi, meskipun dalam madu juga mengandung serbuk sari di udara dari tanaman anemophilous, spora, dan debu akibat tarik oleh muatan elektrostatik lebah.

Terkadang di pasaran kita juga menjumpai madu yang berasal dari satu tanaman misalnya madu kelengkeng atau yang lainnya. Madu ini disebut sebagai madu satu bunga yang berasal dari satu tanaman sumber tertentu yang terkadang mungkin lebih berharga daripada madu yang berasal dari berbagai jenis tanaman.
Secara teknik persiapan madu untuk analisis Melissopalynology adalah sebagai berikut, siapkan 10 gr madu yang ditambah air distilasi sebanyak 20 ml dalam tabung sentrifuge. Setelah proses sentrifugasi selama 10 menit pada perputaran 1000, supernatan dibuang dan ditambahkan lagi air distilasi sebanyak 20 ml lagi. Sentriguasi diulang selama 5 menit pada perputaran 1000 untuk menyempurnakan pemisahan madu. Supernatan hasil sentriguasi dibuang dan hasil endapan kemudian diletakkan pada kaca preparat. Proses penempelan preparat madu dapat menggunakan gliserin jelly.

Setelah itu dapat diamati di bawah mikroskop untuk melihat kandungan serbuk sari yang ada pada preparat madu. Jumlah dan jenis serbuk sari diliat dan dihitung untuk mengetahui spektrum polennya. Dari data tersebut kita dapat melihat apakah madu itu berasal dari satu jenis tanaman atau bersumber pada berbagai jenis bunga tanaman.

Secara umum lokasi geografi asal madu itu dapat terlihat dari jenis serbuk sari yang berasal dari daerah tertentu. Secara mudah bunga dari daerah yang kondisi alamnya kering akan berbeda dengan bunga yang berasal dari daerah yang basah dan lembab. Perlu diingat pada persiapan madu tersebut harus diusahakan tidak terlalu terbuka sehingga kontaminan madu akan sangat berkurang dang menghasilkan hasil analisis madu yang tepat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*